Pahala Takut kepada Allah

2 Desember 2008 pukul 15.15 | Ditulis dalam Hikmah | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Dalam sebuah Hadits Qudsi, ada riwayat mengenai balasan yang diberikan Allah kepada orang yang takut kepada-Nya.

Rasululah saw bersabda, “Ada seorang lelaki yang tidak pernah berbuat kebajikan sama sekali. Lelaki itu berwasiat kepada keluarganya, ‘Jika aku mati, bakarlah aku hingga lumat jadi abu. Kemudian taburkanlah sebagian abu itu di daratan dan sebagian lagi di laut. Demi Allah, jika Allah sampai menghisabku, pasti Dia akan mengazabku dengan azab yang tidak pernah ditimpakan kepada seorang pun di alam semesta!’ Ketika lelaki itu meninggal, keluarganya melaksanakan apa yang diwasiatkannya. Lalu Allah memerintahkan daratan untuk mengumpulkan abu yang disebar di daratan, demikian pula kepada lautan. Kemudian Allah swt bertanya kepada lelaki itu (setelah dihidupkan kembali), ‘Mengapa kau lakukan itu?’ lelaki itu menjawab, ‘Karena aku takut kepada-Mu, Tuhanku. Dan Engkau lebih tahu itu.’ Allah swt lalu mengampuninya.”

Seseorang yang selalu bermaksiat dan tak pernah beramal shalih pun masih memiliki rasa takut kepada Allah swt. Keagungan Allah ada di depan matanya, sehingga dia takut akan hisab dan azab Allah atas perbuatannya di dunia. Ketakutannya membuatnya berwasiat bodoh. Dia ingin setelah mati mayatnya dibakar, lalu abunya disebar di daratan dan lautan. Dia berharap tidak akan dihisab dan selamat dari azab Allah swt. Dia yakin bahwa Allah itu ada dan yakin hisab Allah menunggunya setelah kematiannya. Dia ingin menyelamatkan dirinya dengan menyebar lumatan tubuhnya di darat dan laut. Namun Allah Mahakuasa untuk tetap menghisabnya. Tidak ada yang luput dari hisab-Nya. Akhirnya Allah mengampuni lelaki itu berkat rasatakutnya pada keagungan Allah swt.

Hikmah yang dapat diambil adalah : sekecil apa pun keimanan seseorang (yaitu keyakinan akan adanya Allah, hisab, dan keadilan Allah) dapat mendatangkan ampunan dan rahmat Allah swt. Bagaimana jika rasa takut itu dihadirkan setiap saat dengan disertai amal shalih? Tentu, pahala yang disediakan Allah akan lebih besar dan agung. Allah telah berfirman dan memberikan kabar gembira, “Dan ada pun orang-orang yang takut kepada keagungan Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (QS.An Naazi’aat[79] : 40-41). (Habiburrahman El Shirazy)

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: