Tak Terlihat Siapa pun

16 Agustus 2008 pukul 06.29 | Ditulis dalam Hikmah | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

Seorang guru bijaksana bernama Junaid memiliki 20 orang murid yang sangat dikasihinya. Suatu hari ia mendengar bahwa sebagian besar muridnya mengeluh karena merasa sang guru lebih menyayangi salah satu muridnya ketimbang yang lain. Untuk menghindari kecemburuan, Junaid mengumpulkan murid-muridnya, lantas meminta agar setiap muridnya menangkap seekor burung dan membunuh hasil tangkapannya itu.
Syaratnya satu : mereka harus membunuh burung itu tanpa terlihat oleh siapa pun. Mereka diberi waktu satu hari.

Keesokan harinya para murid itu kembali membawa jasad burung yang sudah mati, kecuali satu orang saja. Si murid yang dikeluhkan itu ternyata datang pada guru dan teman-temannya dengan membawa seekor burung yang masih hidup.
Sang guru bertanya pada muridnya,
“Kenapa tidak kaulakukan permintaanku?”
“Wahai sang guru, saya sudah berusaha mencari tempat yang tersembunyi dan sepi. Tapi masalahnya, Anda meminta saya melakukannya tanpa terlihat oleh siapa pun. Dan ternyata di dunia ini tak ada tempat seperti itu. Bukankah Tuhan selalu akan melihat segalanya?” sahut sang murid.
Semua murid lain terdiam. Sekarang mereka mengerti mengapa gurunya bersikap seperti itu.

(Kisah Sufi – Madina)

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: