Hikmah di Balik Shalat

16 Agustus 2008 pukul 05.54 | Ditulis dalam Hikmah | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

Setiap ibadah memiliki hikmah. Demikian pula dengan shalat yang memiliki esensi yang mendasar, antara lain adalah :

1. Shalat sebagai Tiang Agama
Fungsi tiang adalah sebagai penegak berdirinya sebuah bangunan. Jadi menegakkan shalat berarti menegakkan agama dan meninggalkannya sama dengan meruntuhkan agama (tak beragama).

2. Shalat sebagai Identitas Muslim
Shalat merupakan tolok ukur bagi seseorang yang menyatakan dirinya Islam. Dalam shalat senantiasa ada peneguhan dan pelurusan niat untuk selalu ber-Islam dan dibuktikan dengan syahadat.

3. Shalat sebagai Tanda Takwa kepada Allah
Takwa berarti takut pada kekuasaan dan kebesaran Allah serta terjaga dari maksiat atau durhaka kepada-Nya. Dengan menegakkan shalat, yakinlah bahwa kita akan termasuk dalam golongan muttaqin.

4. Shalat sebagai Tanda Syukur dan Bakti pada Allah
Syukur berarti mempergunakan karunia Allah sesuai fungsinya dan berbagi nikmat pada sesama. Syukur dapat dilakukan dengan hati, lisan, dan perbuatan. Shalat merupakan pengintegrasian ketiga cara syukur tersebut.
Bakti dapat diartikan sebagai pengabdian dan persembahan. Jika kepada orang tua kita memberikan pengabdian dan persembahan yang baik, maka kepada Allah haruslah lebih dan yang terbaik.

5. Shalat sebagai Benteng Pencegah Perbuatan Keji dan Munkar
Shalat adalah pelatihan mengekang nafsu syahwat, membersihkan jasmani dan rohani dari sifat-sifat perilaku tercela, serta dari perbuatan maksiat, keji, dam munkar.

6. Shalat sebagai Doa dan Sarana Berdoa yang Mustajab
Shalat (berarti doa) akan membawa kesadaran seorang hamba yang dhaif/lemah untuk selalu perlu pertolongan dari Dzat yang Mahakuat : Allah swt. Salah satu strategi agar doa kita dikabulkan oleh Allah adalah dengan bersujud dan memohon kepada-Nya dengan penuh asa serta menjaga shalat lima waktu.

7.Shalat sebagai Sarana Tazkiyah (penyucian) dan Thaharah (pembersihan)
Shalat menjadikan hati, pikiran, dan perkataan menjadi bersih dari maksiat. Dengan shalat, maka badan, pakaian, dan tempat kita selalu bersih. Tapi kebersihan harus secara lahir dan batin.

8. Memperoleh Keberhasilan Hidup dan Rizki yang Barokah
Ketaatan melaksanakan  shalat tepat waktu menumbuhkan kebiasaan disiplin. Tiada kesuksesan terwujud tanpa kedisiplinan.
Rizki yang barokah artinya rizki yang selalu tumbuh dan bertambah baik.

9. Menimbulkan Ketenangan Hati
Dengan shalat kita selalu mengingat Allah, hati pun  menjadi tenang dan tenteram, hilanglah stres dan depresi.

10.Memperoleh Kenikmatan yang Sempurna dan Kedudukan yang Mulia
Shalat merupakan bentuk komunikasi sempurna antara seorang dengan Tuhannya, sehingga kita menjadi dekat dengan Allah.

11.Hidup dalam Ridha Allah
Itulah tujuan utama hidup di dunia. Dengan ridha-Nya, maka segala urusan akan menjadi mudah.

(Ibnu Ahmad Burhan)

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: